Blog Ini Blog Kerupuk

10.13






Orang-orang menulis dengan berbagai alasan dan tujuan.
Ada yang menulis karena hobi.
Ada yang menulis karena tuntutan perut.
Ada yang menulis karena hobi dan tuntutan perut.
Ada yang menulis biar lebih eksis.
Ada yang menulis untuk mensukseskan tujuan tertentu
Kalau kamu yang mana ky?

Saya menulis untuk keperluan pribadi. Saya tidak pernah memasang alamat blog saya supaya dibaca orang lain, eh dulu pernah sih sebentar lalu saya hapus lagi. Kan banyak itu ya orang-orang yang abis update isi blognya terus nge­-share link blognya di media sosial. Hal paling menyenangkan dari menulis adalah saat saya membaca ulang tulisan saya sendiri. Satu tahun tiga tahun lima tahun atau sepuluh tahun mendatang sejak saya membuat tulisan ini, saya pasti akan senyum-senyum sendiri membaca ulang tulisan ini. Itu dia seni menulis untuk saya.

Karena tujuannya berbeda, gaya menulis setiap orang pun berbeda. Ada yang mutlak harus pakai EYD. Ada yang pakai bahasa gaul. Ada yang harus bikin kerangka dulu. Ada yang sengaja nyari topik semalaman. Dan sebagainya. Kalau saya sih nggak ngoyo ya. Ada waktu ada keinginan ada ide ya langsung eksekusi. Bodo amat soal EYD dan tetek bengeknya.

Sekarang saya jarang update blog. Kenapa? Karena saya punya tumbl yeay!! Buat saya, menulis di blog itu seperti makan kerupuk. Iya kerupuk, enak buat ngemil, tidak mengenyangkan, tidak ada gizinya, tidak untuk kebutuhan pokok, tapi enaaaak dimakan di waktu-waktu senggang. Nggak ada kan yang setiap hari makan krupuk lauknya tempe sama sayur?

Kalau blog itu kerupuk, tumblr apa dong ky? Hmm tumblr itu sejenis krupuk juga, krupuk chiki-chikian. Lebih ecek-ecek dari krupuk, tapi lebih cocok dan enaaak buat ngemil. Pasti setuju kan kalau saya bilang makan chiki sambil nonton TV itu lebih enak daripada makan kerupuk udang sambil nonton TV? Yah intinya blog saya ini nggak ada isinya titik :3


You Might Also Like

1 komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Hai. Terimakasih atas kunjungannya.

Entri Populer

Pengikut

Part of

Blogger Perempuan