Catatan Pekerja Pabrik

12.42








Ditulis dalam rangka ikut memperingati Hari Buruh.

Hampir dua tahun saya bekerja di pabrik. Saya lulusan fakultas teknik, dari dulu saya sudah tahu lah yaww kalau kemungkinan besar saya akan bekerja di pabrik. Malah dulu sama sekali nggak pernah kepikiran kerja kantoran di gedung tingkat 70 misalkan, pakai high heels cantique.

Fyi, saya alumni teknik murtad yang kerjanya kurang sesuai sama apa yang dipelajari waktu kuliah.

Lulusan teknik biasanya akan jadi engineer. Saya.......

Bekerja sebagai marketing hahaha. Lebih murtad lagi saya menjadi marketing produk yang bukan dari basic ilmu saya.

Kantor marketing tempat saya kerja satu lokasi sama plant, jadi teteuup eug adalah anak pabrik. Orang awam bilang, buruh pabrik.

Agak kurang nyaman sih waktu disebut buruh pabrik. Yha gimana lagi emang kenyataannya kerja di pabrik identik sama buruh sih ya.

1. Definisi
Menurut wikipedia "Buruh , pekerja, worker, laborer, tenaga kerja atau karyawan pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik berupa uang maupun bentuk lainya kepada Pemberi Kerja atau pengusaha atau majikan".

Kalau manut ikut wikipedia, berarti semua yang bekerja untuk orang lain disebut buruh.

Namun istilah buruh lebih banyak diartikan sebagai pekerja yang bekerja mengandalkan ototnya, pekerjaan secara fisik. Di lingkungan pabrik, buruh bisa dikatakan pekerja setingkat operator.

Tapi kan ya kalau sudah keluar dari pabrik siapa yang akan tahu dia itu operator atau manajer. Kecuali kalau sudah liat tumpakane. Yhaa.

Tapi ada juga deng operator yang berangkat kerja bawa mobil. Lalu ada juga manajer yang bawa motor seangkatan sama Honda Astra uelek tuwek pol pake helm mapuluhribuan. Adaaa. Adaaa banget. lol.


2. Pakaian seragam
Ini anugrah terindah kerja di pabrik. Udahlah nggak usah pusing mix and match tiap pagi. Lebih bersyukur lagi kalau bahan seragamnya tebal dan nggak gampang kusut. Gerakan minim setrika goals banget meeen.

Hampir semua pabrik membedakan seragam antara pekerja lapangan dengan office. Orang lapangan seragamnya pakai wear pack. Dulu waktu KP saya setiap hari pakai wear pack.
Menderitaaaa! Susah kalau mau pipis T.T

Kalau pabriknya baik hati, ada jatah seragam baru minimal setiap 6 bulan sekali. Tapi kalau pabriknya jahat maka................


3. Makan siang bau oli dan keringat
Kalau pabriknya medit masyaallah, jatah seragam cuma ada 1x di awal kontrak. Bayangkan sodaraaa setiap hari kerja di line kena oli kena debu bau keringat. Kalau karyawan kontrak baru bisa ganti seragam waktu awal kontrak. Karyawan tetap lillahi taala mbuh kapan mau ganti seragam karena seragamnya beli sendiri.

Eh tapi beda beda ding ya kebijakan setiap pabrik.

Adalah ujian mental kalau pas makan siang sebelahan sama karyawan kemproh. Secara visual jelas kurang nyaman, apalagi kalau baunya sedaaappp. Zabar yha mb.

Alhamdulillah makan siangnya gratis. Walaupun ala kadarnya lumayan lah bisa buat nabung beli kamera ehehe


4. Kontrak Menyayat Hati
Ketahuilah bahwa sebagian besar sekali pekerja pabrik adalah karyawan kontrak. Terutama operator. Saya rasa hampir 90% operator adalah tenaga kontrak.

Durasi kontrak berbeda-beda setiap pabrik. Rata-rata 2 tahun. Ada juga yang cuma 6 bulan. Diawal kontrak pekerja akan diberi iming-iming kalau kinerja bagus, akan diperpanjang 1 x kontrak. Di kontrak kedua kalau kinerja tetap bertahan bagus, akan diangkat karyawan tetap.

Kenyataannya tidak seindah itu. Banyak. Banyak banget yang langsung putus kontrak. Setelah putus kontrak perusahaan akan mencari pekerja baru. Pun si pekerja yang diputus kontraknya akan berjuang lagi mencari pekerjaan.

Lebih miris lagi, ada pula perusahaan yang berulang kali memperpanjang kontrak pekerja tanpa ada kepastian kapan diangkat karyawan tetap. Kalau tipe perusahaan yang kedua ini sungguh kejam hitler!

Kenapa kejam? Satu. Perusahaan ena ena nggak usah mengeluarkan biaya buat cari pekerja baru. Dua. Setiap habis kontrak biasanya status karyawan akan kembali di nol kan.

Beberapa hak dan fasilitas karyawan hanya bisa dimanfaatkan secara penuh oleh karyawan yang masa kerjanya minimal 1 tahun. THR/bonus misalkan, baru bisa diberikan parsial untuk karyawan yang masa kerjanya lebih dari 3 bulan.

Artinya. Kalau lebarannya besok bulan Juni, dan baru rekontrak lagi bulan April, maka bersabarlah karena ini ujian.

Artinya lagi. Bisa jadi kalau ada pekerja yang habis kontrak bulan Januari atau Februari, bulan April baru dipanggil lagi buat rekontrak. Demi apa? Demikian dan terimakasih.

Btw saya habis nulis tentang kontrak gini jadi sedih T.T


5. Terminal Style
Mayoritas di pabrik isinya lelaki-lelaki berkulit soklat. Hidupnya keras dan bahasanya terminalan banget.
Kasar!
Saru!
Senioritas is number one.

Karena jumlah ceweknya sedikit, mau cantik atau jelek akan di cat calling pada saatnya.

Jangankan cewek, sapi di bando in pun bakal digodain kok.

Saya kerjanya di office, jarang ke lapangan, jarang digodain bapaq-bapaq juga. Ra vayuu. wkwk


6. Kawasan Industri
Sebagian besar pabrik letaknya terintegrasi di satu kawasan industri. Perusahaan saya letaknya bukan di kawasan industri. Di tengah kota deket mall malah.

Ena sih kalau istirahat bisa mampir mall sok bourjois. Padahal modal 2000 ajah buat parkir.

Saya pernah mampir kawasan industri. Guedeee pol. Panas. Tapi rapi dan tertata. Dulu waktu hari buruh, para buruh biasanya akan bersatu bikin demo. Demo masak. Yha bukanlah.

Biasanya sih tuntutannya minta kesejahteraan buruh lebih diperhatikan. Minta digaji sesuai UMR. Atau minta UMR dinaikkan. Padahal mah di kawasan industri yang onooo UMR nya sudah 4 juta.

PNS golongan 3A aja belum tentu bisa dapet segitu loh Pak perbulannya.

Kadang kalau membaca tuntutan buruh jadi ilang sedih saya gara-gara kontrak tak berkesudahan yang sudah saya tulis di atas. Kzl aja gitu. Tambah kzl banget banget waktu tahu banyak fresh graduate yang gajinya gaji UMR. Serasa tida dihargai~


*scroll scroll tumbenan bisa nulis agak banyak. Sebenarnya masih banyak yang ingin ditulis. Tapi nanti akan menjurus jadi tulisan curhat pribadi dari hati yang paling dalam.

Gak enak lah. Ku pasukan anti terlalu curhat pribadi di media sosial. Okelah tepuk tangan dulu.


Bhay.


You Might Also Like

2 komentar

  1. Waaah, sudah jadiiii domainnya. Keren riz, pake logo mbarang, hehe. Aku mau nyusul deh tumbas domain. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehehehe ayoo daftar teh, daripada nglamur di kosan yakan mending ngisi blog ehehe

      Hapus

Mengenai Saya

Foto saya
Hai. Terimakasih atas kunjungannya.

Entri Populer

Pengikut

Part of

Blogger Perempuan