Rafting Sungai Elo : Rafting Untuk Pemula.

16.20

Rafting yuk!

Ngopo? Gak bisa renang?

Dih. Dikira sini bisa renang.





Sabtu, 20 Mei 2017 akhirnya anak cupu ini berani juga ikut rafting. Motifasinya cuma dua, yaitu gratis dan semua cewek-ceweknya sama-sama nggak bisa renang. 

Jadi nanti kalau kendang ada temannya. lol.

Karena satu tim berdua belas semua masih cupu dan belum ada yang pernah rafting, maka kami sepakat mengambil paket pemula di Sungai Elo. Sungai Elo terletak di Magelang, sekitar 40 km dari Jogjakarta

Salah satu hal penting sebelum rafting adalah memilih operator yang sesuai budget. Di internet akan kalian temui banyak sekali operator. Harga paling murah Rp 600.000/boat, paling mahal rp 2.000.000/boat. 

Bedanya apa? 

Pertama. Beda tingkat kesulitannya. Makin ekstrim makin mahal. Sungai Elo bisa jadi pilihan yang sangat sangat bijak buat kalian yang terlalu was-was takut kecemplung.

Umur minimum peserta untuk rafting di Sungai Elo 7 tahun. Tujuh tahun men! Yelah yang dua puluh tahun malu kali masa nggak berani coba sungai Elo.

Satu tigkat di atas sungai Elo ada Progo Atas. Paling tinggi gradenya adalah Progo Bawah *yang konon katanya paling tinggi se Jawa Bali*.

Kedua adalah  fasilitas. Pasti dong makin mahal makin bagus fasilitasnya.

Cermat-cermatlah saat memilih. Yang harus diperhatikan adalah : ada dokumentasi nya!

Wajib. Fardu 'ain!

Setelah searching membandingkan beberapa operator, kami memilih Energi Bumi sebagai operator.

Harganya memang sekilas bukan yang paling murah. Tapi sudah include dokumentasi Yang murah-murah itu biasanya tanpa dokumentasi. Kalau mau tambah dokumentasi nambah bayar 100-150 ribu. Selama rafting nggak mungkin bawa hp dong ya kita, eh kecuali kalau hapenya anti air dan anti kerem dan anti kendang. Jadi kalau kecemplung aman wal afiat.

HASIL FOTONYA BAGUS BANGET KUSUQA!

Pak tukang fotonya pinter cari moment. Lebih penting lagi

SEMUA FOTOKU KELIATAN CANTIQ DAN FOTOGENIK DONG.



Pose mainstream tapi ya biarin sih wong keren inih


Tim saya sangat multikultural. Dari berbagai pelosok Indonesia hahaha lebhay. Sejak Sumpah Pemuda sudah terkenal telatan. Maka dari itu kami pilih yang jam 10.00. Inginnya sih yang paling pagi jam 8 gitu biar bedaq nggak luntur, tapi apadaya. Tim kebanyakan drama.

DRAMAPUN BERAKHIR MOLOR JADI JAM 11.00

Panazz!

Meeting point kami di rumah makan Kampung Ulu Magelang, sekitar 2 km dari gapura "Selamat datang di Borobudur".


Saya datang paling gasixx. Pertamax. Jam 10.00. Disana rame banget yang mau rafting. Mobil bawa boat sliwar sliwer tapi tim belum juga tampak. Xedi.

Jam 10.30 baru kumpul semua. Ganti baju lalala. Jam 10.40 baru otw starting point.

Sebelum mulai pengarungan kita akan di briefing terlebih dahulu tentang bagaimana cara mendayung, bagaimana kalau sampai kecebur, dan bagaimana agar selalu fotogenik di foto. Yang terakhir bohong, ku berdusta.



Lama pengarungan berkisar 2 sampai 2,5 jam dengan jarak tempuh 12 km. Mayan. Pegel.


Sepanjang perjalanan kami asoy geboy banget. Santhay. Awalnya masih ada beberapa rombongan di belakang kami, tapi wuzz wuzz kok mereka cepet kali jalannya. Kesalip deh lah. Curiga ada motornya itu di boatnya. Jadilah kami boat terakhir di shift pagi.

Di tengah-tengah perjalanan nanti kita akan istirahat, dikasih minum air kelapa sama makanan ringan. Waktu kami sampai di tempat istirahat, sudah penuuhh banget disini.






Ada sekitar 16 jeram yang kami lewati. Jeramnya sedeng, cabe 2, yang karetnya dobel. Dih apeuu sih mbak!



Boat sebelah. Kewlll!


Waktu lewat aliran tenang kita akan dipersilahkan untuk nyebur langsung. Kungkum. Slibon. Asik banget (kayaknya). Saya tetap nggak berani nyemplung. Aing mah cemen.

Walaupun nggak coba langsung masuk air, tapi saya sudah merasakan gimana rasanya kebawa arus hahaha. Niatnya sok-sokan mau bikin foto melingkar di air, pas turun ke pinggiran eh lha kok lama-lama kaki ini tida berpijak ;agi di bumi. Oh ternyata gini toh rasanya.

GLAGEPAN SUMPAH ! PANIQ BERUSAHA CARI PEGANGAN ANARKI BANGET AKU IH NARIK-NARIK ORANG DI SEKITAR YANG PENTING KU SEHAT SELAMAT HAHAHA.


Tapi tenang nggak akan tenggelam kok kan pakai pelampung.



Kalau ada yang mau rafting lalu kekurangan personel, saya bersedia banget banget buat jadi tambah-tambah iuran.

Tapi emoh ndayung akuh, mau jadi inces ajah.

Yang masih takut takut rafting gih cobain yaqinla nggak akan nyesel.




































You Might Also Like

0 komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Hai. Terimakasih atas kunjungannya.

Entri Populer

Pengikut

Part of

Blogger Perempuan