Foto Profil

09.45


Dua Ribu Delapan Belas.
Selain momen tahun baru, saya juga banyak mendapat hal-hal baru lainnya. Diawali dengan kerjaan baru.

Ini pertama kalinya saya pindah kerja setelah dua setengah tahun menjadi budaknya Pak *piiipppp*. Waktu diskusi kenapa ingin jadi PNS saya beneran jawab "lelah jadi budak swasta" loh. Ketika hasil kerja keras pegawai manfaatnya sebagian besar hanya dirasakan oleh owner, ya memang melelahkan bukan? 

Instansi saya bekerja ada di Kota Bandung. Boyongan lah uwe~ . Lingkungan kerja baru.

Kerjaan baru, lingkungan baru, teman-teman baru. 

Thanks to Whatsapp

Sebelum benar-benar bertemu dengan teman-teman baru, saya sudah banyak berkomunikasi dengan mereka via chat. Cukup membantu. Jadi waktu ketemu obrolannya udah nggak sekedar  basa-basi "Lulusan mana? Tahun berapa? Asli mana?" Tapi. "Bagaimana cara menghindari konflik kepentingan? Menurutmu seperti apa pemerintah sekarang?" . E& 10an! Lembo banget lah, kalau ditanyain gitu akooh mlipir aja kak.

Menariknya adalah, waktu bertemu langsung untuk pertama kalinya 8 dari 10 orang tidak saya kenali. Foto profil sama muka aslinya beda bro. Dari delapan itu, enamnya adalah perempuan.

Hmm menarique.

*jadul banget tolong, sudah bulan Maret 2018 masih aja pake kata "menarique"* 

Boleh dibilang mbak-mbak jaman sekarang ini mbak-mbak wah lho.

Waktu liat fotonya : Waaah cantik banget mbaknya.

Waktu ketemu : Lho?

Baru beberapa hari yang lalu saya ngobrolin ini sama ciwi-ciwi. Saya punya program Aktualisasi Foto Profil.

Dimulai dari instagram. Foto-foto saya banyak yang foto pakai make up. Bengesan pink, wedakan kandel, shading kanan kiri, alis cetar. Oke~ gapapalah lulus sensor. Saya pikir, muka nya masih muka saya banget versi cantexxx. 

Pass. Pass.

Berkat hidup yang centil dan lenjeh foto instagram cuma sedikit yang dihapus.

Foto profil whatsapp juga masih saya banget muka nya. Foto pas lagi kondangan sih, jadi ya teteeuupp bengesan.

Sampai pada suatu hari di Ruang Garuda 

"Waktu pertama ketemu, aku nggak ngenalin mbak loh. Soalnya waktu mbak ngechat aku, kuliat foto profil mbak kok beda banget. Dandan ya mba?"

Me : Allahuakbar.

BUNDA, INILAH PENTINGNYA MEMINTA PENDAPAT KE TEMAN. Jangan terlalu PD menilai apa-apa sendiri. lololol. 

Songong bangetlah diri ini. Menilai orang lain sebagai mbak-mbak wah lho, eh ternyata diri sendirinya mbak-mbak wah lhooooooo4526684x.

Dosa kah?

Ya enggak sih. Tapi alangkah baiknya, gantilah foto kita dengan foto asli. Tanpa filter. Tanpa make up. Minimal foto profil Whatsapp, sist.

Foto profil Whatsapp acu udah diganti sekarang sist. Ganti foto yang benar-benar......gak cetho mukanya. Ireng. Ngeblur. Tapi foto-foto profil medsos belum bisa kuganti, demi keberlangsungan dunia mayaquw. Aseq. 


You Might Also Like

2 komentar

  1. Buah a hahahaha. Saya mah pede, kalau saya tidak termasuk dari yg disebutin diatas. Poto profil sama aslinya sama. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Jaka perempuan mungkin akan pernah merasakan rasanya pasang foto berfilter cantikk wkwkwk. Terimakasih kunjungannnyaaa

      Hapus

Mengenai Saya

Foto saya
Hai. Terimakasih atas kunjungannya.

Entri Populer

Pengikut

Part of

Blogger Perempuan