Dilarang Mengeluh Saat Bekerja

14.45


Sewaktu pelatihan dasar kemarin beberapa kali kami ditanya "Kenapa mau jadi PNS?". Awal-awal saya jawabnya sok diplomatis, ya sebisa mungkin jangan memberikan jawaban kontroversial dan memancing pertanyaan why why why selanjutnya. Akumah belum siap terkenal dan di expose lebih jauh.

"Karena orang tua saya ingin saya jadi PNS" adalah jawaban paliiiinggg aman.

Padahal mah, aslinya bukan itu.

Sampai suatu hari pertanyaan itu jadi pertanyaan kelompok. Merasa aman, saya keluarkan lah alasan kuat saya jadi PNS. Setelah di rangking, alasan saya jadi urutan ke 10 dari 10 jawaban.....ya karena emang nggak ada yang alasannya kayak punya saya.

Yaitu :

LELAH JADI BUDAK SWASTA.

Lalu benar sekali prediksi saya....teman-teman di kelas butuh penjelasan lebih lanjut tentang alasan nomer 10 itu.

Dear para buruh dan kacung, sewaktu bekerja siang malam, dengan income yang ala kadarnya , pernahkah kalian berpikir "Buat apa kerja siang malam begini? Markovnikov aja ini mah....memperkaya owner, buruh gini-gini aja kesejahteraannya".

Saya seriiinggg kepikiran begitu.

Ya manusiawi sih kalau pengusaha inginnya makin kaya. Buruh juga inginnya makin sejahtera. Di tempat kerja saya sebelumnya kewajiban-kewajiban dasar pengusaha kepada karyawan secara umum sudah dilaksanakan. Tapi akan tetaaap ada saja satu, dua puluh, lima puluh manusia yang mengeluh.

Gaji sudah di atas UMR. Masih aja ngeluh katanya gajinya kecil. Ya kalau mau gaji besar pindahlah ke Pertamina atau Chevron. Atau pindah ke daerah yang UMR nya tinggi.

Beban kerja berat. Selagi pekerjaan masih bisa diselesaikan sesuai deadline mah menurut saya nggak berat. Ya memang proporsinya begitu. Kalaupun harus lembur, ada uang lemburnya kan? Kewajiban dan hak terpenuhi 😌.

Peraturan ketat?
Makan siang kurang enak?
Ruangan panas?
Seragam jelek?

Lah banyak amat maunya. Kalau mau dapat fasilitas yang plus plus ya cari perusahaan yang plus plus. Kalau memang skill bagus, bisa atuhlah pindah ke perusahaan plus plus. Kalau skill pas-pasan, kerja di perusahan pas-pasan, ya jangan mengeluh....ada usaha ada hasil ceunah~

Ada lah dulu ibu-ibu yang tiap datang ke kantor pasang ekpresi mau mati, katanya "Wah bobrok badanku, mau mati rasanya, dirumah habis nyuci banyak nanananana"

Ada juga yang punya side job, datang-datang loyo dan selalu mengeluh katanya capek :))))).

Ada juga yang memang job desc dia mengharuskan dia kerja shift, lalu mengeluh terus-terusan.

Salahkah mengeluh? TIDAK!!

Tapi kalau setiap hari mengeluhkan hal yang sama itu kok berasa hidupnya unfaedah banget. Silakan mengeluh kerjaan dirumah banyak, solusinya cari ART. Atau ya biarin rumah berantakan. Silakan mengeluh capek kerja sampai jam 2, solusinya ya jangan punya 2 pekerjaan.

Kalau memang nggak kuat kerja, ya resign aja dirumah kutekan kan enak tuh. Takut nggak punya uang? Ya jualan es buah aja apa jualan online, sist .

Saya dulu juga sering merasa terdzolimi di tempat kerja lama. Mengeluh? Pasti, tapi sewajarnya. Tidak sampai tahap playing victim dimana-mana seakan kerja rodi tanpa digaji. Toh sedzolim-dzolimnya saya masih dibayar cukup layak, malah sedikit lebih tinggi dari standar gaji orang lain dengan level kekroco-an yang sama. Masih bisa beli Make Over. Bisa beli sepatu baju di mall. Bisa nonton konser.

Jangan lupa bersyukur. Alhamdu~lillah~.

Postingan ini disponsori oleh oknum di tempat kerja baru yang suka nyinyir dan ngeluh terus sama kerjaannya. Tapi sesungguhnya, kerja di pemerintahan jauh-jauh lebih enak dan dimanusiakan daripada kerja di sebagian besar perusahaan swasta lho mbak?

Jadi stop mengeluh, selagi masih bisa datang terlambat dengan konsekuensi gaji dipotong beberapa persen. Situ belum pernah kerja di perusahaan yang mau telat semenit setengah menit gaji nya dipotong setengah sehari kan? Atau kerja di perusahaan yang istirahat di larang keluar area pabrik kan?

Tetap bersyukur. Kalau terlanjur judeg, supaya selalu termotivasi ingatlah bahwa jilbabnya puru kambera bisa didapat dengan uang....tidak hanya dengan berdoa semata wkwkwkw.

Dah ah bhay!


You Might Also Like

0 komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Hai. Terimakasih atas kunjungannya.

Entri Populer

Pengikut

Part of

Blogger Perempuan